
Bourbon Vanilla (Vanilla planifolia) atau vanila bourbon adalah vanilla note dengan karakter rich, creamy, dan naturally sweet. Istilah “bourbon” merujuk pada asal historisnya dari Île Bourbon (Réunion), bukan whiskey, meskipun aromanya dapat terasa slightly boozy dan dark. Profilnya memadukan sweetness yang smooth dengan sentuhan balsamic hangat, subtle woody nuance, dan kedalaman gourmand yang sensual.
FAQ tentang Bourbon Vanilla
Bourbon Vanilla (Vanilla planifolia) atau vanila bourbon adalah vanilla note dengan karakter rich, creamy, dan naturally sweet. Istilah “bourbon” merujuk pada asal historisnya dari Île Bourbon (Réunion), bukan whiskey, meskipun aromanya dapat terasa slightly boozy dan dark. Profilnya memadukan sweetness yang smooth dengan sentuhan balsamic hangat, subtle woody nuance, dan kedalaman gourmand yang sensual. Dalam dunia parfum, Bourbon Vanilla termasuk fragrance note yang sering digunakan untuk membangun karakter aroma dan memperkaya komposisi wewangian.
Wangi Bourbon Vanilla identik dengan karakter vanilla, sweet, creamy, balsamic, boozy. Bourbon Vanilla sering digambarkan memiliki aroma yang khas, mudah dikenali, dan mampu memberikan nuansa tertentu pada parfum, tergantung kombinasi fragrance notes lainnya.
Bourbon Vanilla bisa digunakan sebagai top note, middle note, maupun base note tergantung pada komposisi parfum. Perannya disesuaikan dengan karakter aroma yang ingin dibangun oleh perfumer.
Bourbon Vanilla adalah fragrance notes populer yang digunakan oleh parfum lokal Indonesia, yaitu Jayrosse - Starboy, ScentCo - Nightly dan Velixir - Orion


