
Butter atau mentega adalah gourmand fragrance accord yang menghadirkan aroma creamy, rich, dan slightly fatty seperti mentega asli. Karakternya lembut dan hangat dengan sentuhan milky yang smooth serta nuansa toasted halus yang mengingatkan pada shortbread atau popcorn hangat. Dalam perfumery, butter jarang berupa bahan tunggal, melainkan dibangun dari kombinasi aroma creamy-lactonic dan sweet bakery nuances untuk menciptakan efek comforting dan indulgent. Note ini biasanya muncul pada heart hingga base untuk memperkaya komposisi gourmand, menambah tekstur lembut, dan memberikan kesan cozy serta edible yang lebih realistis.
FAQ tentang Butter
Butter atau mentega adalah gourmand fragrance accord yang menghadirkan aroma creamy, rich, dan slightly fatty seperti mentega asli. Karakternya lembut dan hangat dengan sentuhan milky yang smooth serta nuansa toasted halus yang mengingatkan pada shortbread atau popcorn hangat. Dalam perfumery, butter jarang berupa bahan tunggal, melainkan dibangun dari kombinasi aroma creamy-lactonic dan sweet bakery nuances untuk menciptakan efek comforting dan indulgent. Note ini biasanya muncul pada heart hingga base untuk memperkaya komposisi gourmand, menambah tekstur lembut, dan memberikan kesan cozy serta edible yang lebih realistis. Dalam dunia parfum, Butter termasuk fragrance note yang sering digunakan untuk membangun karakter aroma dan memperkaya komposisi wewangian.
Wangi Butter identik dengan karakter creamy, lactonic, gourmand, soft, buttery. Butter sering digambarkan memiliki aroma yang khas, mudah dikenali, dan mampu memberikan nuansa tertentu pada parfum, tergantung kombinasi fragrance notes lainnya.
Butter biasanya berperan sebagai middle note atau heart note. Pada tahap ini, Butter membentuk inti karakter parfum dan menjadi penghubung antara top note dan base note.
Butter adalah fragrance notes populer yang digunakan oleh parfum lokal Indonesia, yaitu Altar - Insomnus
