
Carnation (Dianthus caryophyllus) adalah floral-spicy accord klasik yang merekonstruksi aroma bunga anyelir, karena bunga aslinya tidak menghasilkan essential oil dalam jumlah signifikan. Karakternya hangat, pedas lembut, dan sedikit peppery dengan sentuhan powdery-cream yang elegan. Signature spicy-clove facet berasal dari molekul eugenol dan isoeugenol, menciptakan nuansa vintage oriental yang khas. Biasanya digunakan sebagai heart note untuk memberi dimensi floral yang bertekstur, sophisticated, dan bernuansa klasik.
FAQ tentang Carnation
Carnation (Dianthus caryophyllus) adalah floral-spicy accord klasik yang merekonstruksi aroma bunga anyelir, karena bunga aslinya tidak menghasilkan essential oil dalam jumlah signifikan. Karakternya hangat, pedas lembut, dan sedikit peppery dengan sentuhan powdery-cream yang elegan. Signature spicy-clove facet berasal dari molekul eugenol dan isoeugenol, menciptakan nuansa vintage oriental yang khas. Biasanya digunakan sebagai heart note untuk memberi dimensi floral yang bertekstur, sophisticated, dan bernuansa klasik. Dalam dunia parfum, Carnation termasuk fragrance note yang sering digunakan untuk membangun karakter aroma dan memperkaya komposisi wewangian.
Wangi Carnation identik dengan karakter floral, spicy, warm_spicy, powdery. Carnation sering digambarkan memiliki aroma yang khas, mudah dikenali, dan mampu memberikan nuansa tertentu pada parfum, tergantung kombinasi fragrance notes lainnya.
Carnation biasanya berperan sebagai middle note atau heart note. Pada tahap ini, Carnation membentuk inti karakter parfum dan menjadi penghubung antara top note dan base note.
Carnation adalah fragrance notes populer yang digunakan oleh parfum lokal Indonesia, yaitu Dicium - Brew, Eeloh - Santalys dan Nostalgy - Summer In Holland





