Chinese Black Tea note
Chinese Black Tea
2 perfumes

Chinese Black Tea atau hóngchá (Camellia sinensis) adalah tea note dengan karakter rich, warm, dan smooth yang berasal dari daun teh yang fully oxidized. Aromanya menghadirkan nuansa malty, slightly woody, dan subtly sweet dengan sentuhan earthy serta faintly smoky tergantung varietasnya. Profilnya lebih mellow dan rounded dibanding black tea generik, memberikan kesan refined, deep, dan subtly aromatic.

FAQ tentang Chinese Black Tea

Chinese Black Tea atau hóngchá (Camellia sinensis) adalah tea note dengan karakter rich, warm, dan smooth yang berasal dari daun teh yang fully oxidized. Aromanya menghadirkan nuansa malty, slightly woody, dan subtly sweet dengan sentuhan earthy serta faintly smoky tergantung varietasnya. Profilnya lebih mellow dan rounded dibanding black tea generik, memberikan kesan refined, deep, dan subtly aromatic. Dalam dunia parfum, Chinese Black Tea termasuk fragrance note yang sering digunakan untuk membangun karakter aroma dan memperkaya komposisi wewangian.

Wangi Chinese Black Tea identik dengan karakter tea, woody, earthy, warm_spicy, dry. Chinese Black Tea sering digambarkan memiliki aroma yang khas, mudah dikenali, dan mampu memberikan nuansa tertentu pada parfum, tergantung kombinasi fragrance notes lainnya.

Chinese Black Tea bisa digunakan sebagai top note, middle note, maupun base note tergantung pada komposisi parfum. Perannya disesuaikan dengan karakter aroma yang ingin dibangun oleh perfumer.

Chinese Black Tea adalah fragrance notes populer yang digunakan oleh parfum lokal Indonesia, yaitu Jayrosse - Luke dan Nostalgy - Summer In Holland