Edelweiss note
Edelweiss
1 perfumes

Edelweiss (Leontopodium nivale) adalah fantasy floral note yang terinspirasi dari bunga alpine berwarna putih yang tumbuh di pegunungan tinggi. Karena tidak memiliki ekstrak minyak atsiri yang umum digunakan, aromanya direkonstruksi untuk menghadirkan kesan airy, cool, dan ozonic seperti udara tipis pegunungan. Profilnya clean, slightly green, dan soft dengan nuansa fresh mountain breeze yang luminous dan delicate.

FAQ tentang Edelweiss

Edelweiss (Leontopodium nivale) adalah fantasy floral note yang terinspirasi dari bunga alpine berwarna putih yang tumbuh di pegunungan tinggi. Karena tidak memiliki ekstrak minyak atsiri yang umum digunakan, aromanya direkonstruksi untuk menghadirkan kesan airy, cool, dan ozonic seperti udara tipis pegunungan. Profilnya clean, slightly green, dan soft dengan nuansa fresh mountain breeze yang luminous dan delicate. Dalam dunia parfum, Edelweiss termasuk fragrance note yang sering digunakan untuk membangun karakter aroma dan memperkaya komposisi wewangian.

Wangi Edelweiss identik dengan karakter floral, fresh, ozonic, green, clean. Edelweiss sering digambarkan memiliki aroma yang khas, mudah dikenali, dan mampu memberikan nuansa tertentu pada parfum, tergantung kombinasi fragrance notes lainnya.

Edelweiss umumnya digunakan sebagai top note. Aroma ini tercium pertama kali saat parfum disemprotkan dan berfungsi menciptakan kesan awal yang menarik serta segar.

Edelweiss adalah fragrance notes populer yang digunakan oleh parfum lokal Indonesia, yaitu Scents Of Pluto - Cotton Juniper