
Jasmine Sambac atau Jasminum sambac (Arabian Jasmine) memiliki karakter white floral yang lebih intens, creamy, dan sensual dibandingkan grandiflorum. Aromanya lebih indolic, sedikit fruity, dengan nuansa waxy, exotic, dan skin-like warmth. Sering digunakan dalam komposisi oriental, tropical white florals, dan parfum modern yang opulent.

Alchemist
Got my mojo back

Botanical Essentials
Desert sunset

Etre
A place we call home

Exeau
002

Fraghead
Hearing

Hindsight
Sol de bali

Hindsight
Tangelo

Hint
Cherise

Hmns
City of hope

Hmns
Philea

Hmns
Unpatched

Layr
Forbidden garden

Mykonos
Musk aura

Mykonos
Utopia

Nostalgy
Nocturnal oud

Saka
Teaphoria

Scents Of Pluto
Banana sambac

Studio Sable
L'heure dorée

YN Perfumery
On cloud nine
FAQ tentang Jasmine Sambac
Jasmine Sambac atau Jasminum sambac (Arabian Jasmine) memiliki karakter white floral yang lebih intens, creamy, dan sensual dibandingkan grandiflorum. Aromanya lebih indolic, sedikit fruity, dengan nuansa waxy, exotic, dan skin-like warmth. Sering digunakan dalam komposisi oriental, tropical white florals, dan parfum modern yang opulent. Dalam dunia parfum, Jasmine Sambac termasuk fragrance note yang sering digunakan untuk membangun karakter aroma dan memperkaya komposisi wewangian.
Wangi Jasmine Sambac identik dengan karakter whitefloral, creamy, sweet, indolic, green. Jasmine Sambac sering digambarkan memiliki aroma yang khas, mudah dikenali, dan mampu memberikan nuansa tertentu pada parfum, tergantung kombinasi fragrance notes lainnya.
Jasmine Sambac bisa digunakan sebagai top note, middle note, maupun base note tergantung pada komposisi parfum. Perannya disesuaikan dengan karakter aroma yang ingin dibangun oleh perfumer.
Jasmine Sambac adalah fragrance notes populer yang digunakan oleh parfum lokal Indonesia, yaitu Alchemist - Got My Mojo Back, Botanical Essentials - Desert Sunset dan Etre - A Place We Call Home