
White Tea atau teh putih adalah fragrance note yang terinspirasi dari daun muda tanaman teh (Camellia sinensis) yang diproses secara minimal. Dibandingkan green tea, aromanya biasanya lebih ringan, halus, dan airy dengan karakter tea yang lembut, sedikit floral, serta nuansa fresh yang bersih dan watery. Dalam parfum, white tea sering digunakan untuk menciptakan kesan calm, clean, dan elegant dengan sentuhan green yang sangat lembut.
FAQ tentang White Tea
White Tea atau teh putih adalah fragrance note yang terinspirasi dari daun muda tanaman teh (Camellia sinensis) yang diproses secara minimal. Dibandingkan green tea, aromanya biasanya lebih ringan, halus, dan airy dengan karakter tea yang lembut, sedikit floral, serta nuansa fresh yang bersih dan watery. Dalam parfum, white tea sering digunakan untuk menciptakan kesan calm, clean, dan elegant dengan sentuhan green yang sangat lembut. Dalam dunia parfum, White Tea termasuk fragrance note yang sering digunakan untuk membangun karakter aroma dan memperkaya komposisi wewangian.
Wangi White Tea identik dengan karakter tea, fresh, watery, clean, floral. White Tea sering digambarkan memiliki aroma yang khas, mudah dikenali, dan mampu memberikan nuansa tertentu pada parfum, tergantung kombinasi fragrance notes lainnya.
White Tea bisa digunakan sebagai top note, middle note, maupun base note tergantung pada komposisi parfum. Perannya disesuaikan dengan karakter aroma yang ingin dibangun oleh perfumer.
White Tea adalah fragrance notes populer yang digunakan oleh parfum lokal Indonesia, yaitu Amthra - Tea Amo, Ghaier - Melancholy Verse Of A Forgotten Flower dan Mykonos - Penthouse



